Néng I
Dia itu selalu ada untukmu... Pada ruang-ruang jitu atau di halte-halte bus kota jurusan mana saja. Namun, ia selalu mengacuhkan mu... Hingga dirimu tenggelam ke dasar samudra biru dan masuk ruang pikiran ku Sialnya cukup memakan ruang dan waktu Namun, aku selalu menikmatinya sampai engkau pun tiba dan mengajakku sekedar berjalan melewati braga atau dekat mayasari plaza atau juga ke bukit puspa bermalam bersama Tak ada orang lain yang masuk Tak ada orang lain yang berlari Semuanya adalah aku kamu bersama sama diruang tunggu menunggu gelagat sunyi hilang diterpa waktu dan engkau pun tersenyum padaku lalu bilang: Titik mula adalah ini esok hari kita tinggal memanjangkan titik ini atau di otak-atik hingga jadi tulisan yang menyenangkan kala dibaca Baik itu kataku atau katamu Neng...